MANUSIA KERDIL PADA DAERAH FLORES NUSA TENGGARA TIMUR

 PENJABARAN TENTANG MANUSIA KERDIL YANG BERADA DI DAERAH FLORES NUSA TENGGARA TIMUR






                                   NAMA                    : RIZKY SANTOSO
                                   KELAS                   : 1PA40
                                   NPM                       : 11521255
                                   MATA KULIAH     : MATEMATIKA DAN ILMU ALAMIAH DASAR





FAKULTAS PSIKOLOGI
JURUSAN PSIKOLOGI
UNIVERSITAS GUNADARMA 
2021










KATA PENGANTAR




     Assalamualaikum wr.wb, Puji syukur saya ucapkan kehadirat Allah SWT atas segala rahmat-Nya sehingga materi penejelasan ini dapat tersusun sampai dengan selesai. Tidak lupa saya mengucapkan terima kasih terhadap bantuan dari pihak yang telah berkontribusi dengan memberikan sumbangan baik pikiran maupun materinya. 

    Penulis sangat berharap semoga penjelasan ini dapat menambah pengetahuan dan pengalaman bagi pembaca. Bahkan saya berharap lebih jauh lagi agar materi ini bisa pembaca praktekkan dalam kehidupan sehari-hari. 

    Bagi saya sebagai penyusun merasa bahwa masih banyak kekurangan dalam penyusunan materi ini karena keterbatasan pengetahuan dan pengalaman saya. Untuk itu saya sangat mengharapkan kritik dan saran yang membangun dari pembaca demi kesempurnaan penjelasan materi ini, sekian wassalamualaikum wr.wb.




Subang,21 november 2021



                                                                                                            Penulis








DAFTAR ISI






KATA PENGANTAR..................................................................................................................
PEMBAHASAN.........................................................................................................................
                1.1 Penjelasan Manusia Kerdil...................................................................................
                1.2 Ciri-Ciri Pada Manusia Kerdil.............................................................................
                1.3 Kontroversi Pada Manusia kerdil........................................................................
                1.4 Evolusi Pada Manusia Kerdil Atau Homo Floresiensis.......................................
PENUTUP.................................................................................................................................
                2.1 Kesimpulan............................................................................................................
DAFTAR PUSTAKA...................................................................................................................









PEMBAHASAN



1.1 Penjelasan manusia kerdil




     Manusia kerdil atau disebut juga dengan Hobbit ini adalah manusia yang dimana hanya memiliki tinggi 3 kaki atau 0,9 meter, dan mempunyai volume otak yang kecil, sesuai dengan serial subfosil yang di temukan di liang bua, pulau flores pada tahun 2002. pada saat arkeolog menemukan sejumlah fosil yang masih terawat pada gua liang bua pulau flores indonesia. ukuran kecil ini disebut oleh arkeolog sebagai Homo Floresiensis. dan para peneliti arkeolog ini percaya dan membuat sebuah kesimpulan bahwa manusia kerdil ini atau hobbit ini bertahan sampai akhir jaman es, yang dimana kurang lebih 18.000 tahun yang lalu. kemudian beberapa beramsusi bahwa homo florensis atau manusia kerdil ini merupakan sapiens yang upnormal yang dimana mengalami berbagai pertumbuhan dan kondisi hormonal.


     Para ilmuan lalu melakukan sebuah penelitian yang paling kompresif di dunia tentang tulang atau fosil manusia kerdil atau homo floresiensis,dan menemukan sebuah kemungkinan yaitu pada manusia kerdil ini berevolusi bersamaan dengan homo habilis. homo habilis merupakan salah satu spesies manusia paling awal, yang berada di afrika sekitar 2,1 hingga 1,5 juta tahun yang lalu .akan tetapi temuan ini merupakan asumsi atau pendapat yang di pegang luas bahwa penduduk pulau itu berevolusi dari homo erectus, spesies manusia yang lebih modern ,penemuan baru itu menyatakan bahwa orang-orang pulau flores berevolusi ratusan ribu tahun lebih awal dari yang sudah di perkirakan sebelumnya.


1.2 Ciri-Ciri Pada Manusia Kerdil

Pada manusia kerdil atau homo floresiensis ini cirinya yaitu mempunyai tengkorak yang panjang dan rendah, berukuran kecil, dan volume otak 380 cc. kapasitas cranial ini berada jauh di bawah homo erectus 1000 cc, manusia modern seperti homo sapiens 1400 , dan bahkan di bawah volume simpanse 380 cc.

Berikut gambaran ciri dari Manusia Kerdil atau Homo floresiensis :





1.3 Kontroversi Tentang Manusia Kerdil Atau Homo Floresiensis 


       Ada sebuah kontroversi yang dimana pendapat bahwa fosil ini berasal dari spesies bukan manusia ditentang oleh peneliti yang juga terlibat pada penenelitian. di pelopori oelh prof. Teuku Jacob dari UGM. Berdasarkan temuannya, Fosil dari liang bua ini berasal dari sekelompok orang katai flores, yang sampai saat ini masih bisa diamati pada beberapa populasi di sekitar lokasi penemuan, yang menderita gangguan pertumbuhan yang disebut mikrosefali. menenurut beberapa pendapat bahwa sisa manusia dari liang bua merupakan moyang dari manusia katai homo sapiens yang sekarang masih hidup di flores dan termasuk kelompok australomelanesoid. kerangka yang ditemukan terbaring di liang bua itu menderita microcepali yaitu disebut juga dengan bertengkorak kecil dan berotak kecil. Perdebatan yang terjadi sangat memanas sehingga liang bua dan beberapa gua di sekitarnya dinyatakan tertutup untuk peneliti asing. gua tersebut dapat diakses kembali pada saat prof jacob meninggal dunia pada tahun 2007.


1.4 Evolusi Manusia Kerdil Atau Homo Floresiensis

      
    Evolusi yang terjadi pada Homo floresiensis atau manusia kerdil yang berada di flores nusa tenggara timur adalah sebuah evolusi homo sapiens yang upnormal yang dimana pertumbuhan badan dan hormonal berbeda dengan homo sapiens, evolusi ini ada 2 faktor yang mendukung yaitu tempat tinggal dan berkoloni. yang dimana tempat tinggal ini sangatlah berpengaruh dikarnakan iklim dan cuaca pada tempat tinggal homo floresiensis yaitu pada daerah flores yang mempunyai iklim yang suhu udara beragam antara 21,2° celcius - 33,4° celcius. dan yang kedua ialah berkoloni yang dimana ini juga merupakan sebuah faktor juga akan terjadinya evolusi karna manusia kerdil ini atau homo floresiensis berkoloni dan bekerja sama untuk bertahan hidup dan juga ada faktor yang mendukung bahwa mereka berkoloni yaitu temuan perkakas batu yang ditemukan bersama dengan ditemukannya fosil dari homo floresiensis. bila di tarik kesimpulan bahwa evolusi pada homo floresiensies ini relevan dengan materi evolusi charles darwind yang dimana teori ini menjelaskan bahwa evolusi ini disebabkan oleh seleksi alam, dan dimana evolusi pada homo floresiensis ini besar kemungkinan terjadi karna seleksi alam.




PENUTUP


2.1 Kesimpulan

Pada manusia kerdil ini yang dimana banyak para ahli dan juga arkeolog menyatakan bahwa manusia kerdil ini merupakan bukan jenis dari homo sapiens pendapat ini pun menuai pro dan kontra terlepas itu adalah hal yang wajar akan perbedaan pendapat . pada kasus ini kita bersikap netral dan terus mendalami tentang homo floresiensis agar tidak termakan isu yang beredar.







DAFTAR PUSTAKA



https://id.wikipedia.org/wiki/Homo_floresiensis

https://theconversation.com/evolusi-cepat-menjelaskan-sosok-kecil-hobbit-yang-telah-punah-dari-pulau-flores-124989

https://www.gatra.com/detail/news/258318-manusia-kerdil-flores-manusia-pertama-di-luar-afrika

 



Komentar

Postingan populer dari blog ini

TUGAS ILMU ALAMIAH DASAR PENJELASAN TEORI YUNAN DAN MENGAITKAN DENGAN ISU-ISU YANG BEREDAR DI MASYARAKAT

Karya tulis ilmiah Penjelasan tentang tata surya dan pandangan psikologi terhadap tata surya

PROSES PEMBUATAN MINISITE ATAU WEBSITE DENGAN GOOGLE SITE